Tuesday, April 26, 2011

Kuliah? Untuk Apasih?


Well, percaya atau tidak, di jaman ini masih ada loh orang yang bertanya seperti judul di atas.

Kuliah itu untuk apa, sih?
Toh, kalau mau kerja, gak perlu kuliah juga bisa.
Orang terkaya di dunia aja enggak kuliah.

Memang terkesan sebagai sebuah keunikan tersendiri dalam hidup ini.
Tapi patut kita pikirkan kembali kepada diri kita sendiri.
Kita ini pasti punya cita-cita, impian, dan harapan, kan?

“Kalau orang seperti kita ini gak punya mimpi, pasti mati.” – Arai, Sang Pemimpi.

Nah, lalu bagaimana kita mewujudkannya?

“Janganlah terlalu banyak berharap, tapi berusahalah, maka harapan itu akan datang.” – Mr. Hardo Pamuko.

Seperti yang dikatakan Pak Hardo, yang paling penting dalam mencapai sebuah harapan adalah berusaha dan berdoa.
Hidup kita tidak akan berubah tanpa adanya upaya dari diri kita sendiri.

Lalu, hubungannya sama kuliah, apa?
Kuliah adalah salah satu sarana belajar untuk tingkat lanjut setelah SMA.
Pertama-tama, kita harus mengubah dulu pola pikir kita seperti kebanyakan warga Indonesia tercinta ini.

Belajar -> Kuliah -> Belajar -> Kerja -> Uang

Ini adalah suatu pola pikir yang sangat perlu kita pertimbangkan kembali.
Uang itu berasal dari kerja, lalu pekerjaan datangnya dari mana? Kuliah? Belajar?
Kita sudah terprogram dalam pola pikir kita kalau belajar itu untuk bekerja dan menghasilkan uang.
Intinya, belajar itu untuk mencari uang.

Fatal! Ini merupakan suatu kesalahan yang sangat fatal dalam pola pikir kita.
Pernah melihat cecak?
Cecak makan apa?
Nyamuk, kan?
Lalu kenapa cecak bisa makan yang bisa terbang sementara cecak sendiri tidak bisa terbang?

Sesungguhnya rezeki tiap manusia itu sudah diatur oleh Yang Maha Pemurah.

Jadi kita tidak perlu panik dengan pekerjaan kita apa jika kita sudah kuliah.
Belajarlah untuk membentuk kepribadian, begitulah yang disampaikan Pak Hardo.
Kepribadian kita tergantung pada apa yang pelajari.
Jika ingin menjadi dokter, jangan pribadi dokter yang baik.
Bukan karena uang.
Jika ingin mempelajari suatu bidang, pelajarilah!
Jangan pernah ragu dan takut tidak mendapat pekerjaan.
Semua rezeki dalam hidup telah di atur, jadi jangan takut.

Mari kita tingkatkan produktivitas negeri ini.
Dengan meningkatkan mutu pendidikan, dimulai dari pola pikir dan keaktivan pribadi pelajar itu sendiri.
Tamat SMA bukanlah akhir dari segalanya.
Tapi adalah awal dari persiapan kita untuk membentuk pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara.


(Duh, berasa pidato ya, haha)

credit: thanks to Farhan Mar'i atas foto coret-coret, sorry aku comot gitu aja dari FB, haha.
 
Semoga kita semua menjadi orang yang sukses, forever and beyond.

No comments:

Post a Comment