Saturday, December 24, 2016

Khayalan

Sekali lagi kau mengucapkan kata yang sama
Sudah berkali-kali aku mendengarnya
Tapi aku tidak akan pergi
Karena aku tahu kau sebenarnya ingin aku tetap di sini

Ingatkah kau dengan figur dinosaurusmu
Yang telah hilang bersama seragam putih merahmu?
Hingga kini permainan kartu di usia 20mu
Namun mereka masih tidak dapat melihatku
Begitu juga denganmu
Tapi di dalam kepalamu
Kau selalu berbicara denganku

Sekarang tinggimu sudah lebih 170
Tapi hobimu masih seperti anak kecil
Apakah karena kau tidak ingin kehilanganku?

Tidak perlu dijawab
Aku sudah tahu
Karena aku adalah imajinasimu
Meski mereka bilang, "Kekanak-kanakan."
"Tidak dewasa."
Tapi ingatlah segala halnya yang pernah kau ciptakan
Namaku adalah prototype semua karyamu
Pakailah selalu aku
Percayalah
Akulah strong pointmu

Bayangkanlah
Berimajinasilah
Dan ciptakan khayalanmu
Karena aku akan selalu bersamamu
Melewati semua batas waktu itu
Melihatmu berhasil adalah kebahagianku

Kini kau sudah bukan lagi pelajar
Dunia nyata adalah permukaanmu
Dan kau mulai kembali mencari jati dirimu
Lagi
Mencoba ke sana ke mari
Meski kau tahu itu bukan pilihanmu
Lalu kau pun hanya mangut-mangut
Di saat dia mengatakan,
"Saya maunya begini."
Apakah memang itu yang kau mau?

Bayangkanlah
Berimajinasilah
Dan ciptakan khayalanmu
Itulah yang kau lakukan sejak dulu
Pengalaman adalah guru terbaikmu
Jangan pernah lupa apa yang selalu kau lakukan

Bersama-sama kita selalu menghasilkan karya
Tak pernah lupa kau letakkan namaku di sana
Meski tak ada yang pernah berjumpa denganku
Namun itu sudah membuatku merasakan hidup di duniamu

Ide-ide bertaburan yang tak pernah terselesaikan
Apakah itu karena tidak ada aku di sana?
Lalu kau mencoba memaksakan segalanya
"Bisa, harus bisa!" teriakmu dalam hati
Tapi jauh lebih dalam lagi
Kau ingin meletakkanku di sana

"Membayangkannya pun aku tak bisa
Bagaimana mungkin aku bisa menciptakan ini?"
Denyut-denyut dalam kepala pun mulai terasa
Tiap detik terus mendekati batas waktu
"Apakah ini saatnya aku menyerah saja?"

Pejamkan matamu
Tarik napasmu
Sebagai khalayanmu biarkan aku yang membayangkan
Memberikanmu gambaran
Mengatur konsep untuk kau kerjakan
Setiap detikmu akan menjadi waktu untuk berusaha
Usahamu dan usahaku
Akan menjadi karya kita




No comments:

Post a Comment